Sriwijaya FC: Kalau Terdegradasi, PSSI Mau Tanggung Jawab?

JawaPos.com – Sriwijaya FC tampaknya masih geram karena banyaknya pemain andalan yang dipanggil Timnas Indonesia. Mereka mempertanyakan kredibiltas PSSI yang lepas tangan kalau terjadi apa-apa.

Laskar Wong Kito -julukan SFC memang sempat mengirim permohonan untuk meminjam beberapa pemainnya yang dipanggil Timnas indonesia. Sebab, mereka sendiri mengaku kekurangan pemain pascakrisis yang sempat melanda beberapa waktu lalu.

Alhasil, permintaan mereka dikabulkan. Namun, hanya Esteban Vizcarra yang dilepas PSSI, sedang Alberto Goncalves dan Zulfiandi tetap bertahan di timnas.

Namun ada dua nama lagi yang dipanggil ke Timnas Indonesia, salah satunnya Marckho Sandy Meraudje. SFC sendiri tampak geram karena PSSI selalu menjadikan statuta FIFA sebagai alasan.

“Ya retorikanya begitu, coba ditanyakan ke mereka (PSSI) jika jadwal Timnas (Indonesia) dan Liga 1 berbarengan, apakah pemain yang dipinjam (Timnas Indonesia) tidak boleh ikut membantu klub? Dan masalah jadwal, kenapa tidak PSSI yang duduk bersama dengan (operator kompetisi) Liga 1 untuk menyelesaikan masalah ini,” ungkap Manajer SFC, Ucok Hidayat saat dihubungi wartawan.

Ucok menyebut, PSSI tentu tak mau tanggung jawab andai timnya terdegradasi. Terlebih, mereka masih geram dengan cederanya Samuel Christianson di Timnas Indonesia dan PSSI terkesan lepas tangan.

“Dan apakah PSSI juga memikirkan, jika terjadi degradasi terhadap klub karena semua pemain intinya diambil mereka. Jika ada cedera, atau cacat tetap pemain akibat pertandingan yang dikelola PSSI, terhadap pemain ini jadi tanggung jawab siapa?” tandas dia.

(ies/JPC)